Pernah ketangkep di sebuah kelas yang paling brutal, berandal, dan gapernah ada sisi possitifnya sama sekali? pernah kejebak di suatu ruangan yang suram, ga berwarna, dan bahkan terkesan worst? sekali lagi tentunya ini mengenai excelent.
EXCELENT?
Everyone XC Energic Limited Edition & Nice Talent!!!
ituloh XC yang sering dapet predikat the worst dimata guru-guru. Ituloh XC yang sering banget bikin ulah dengan guru-guru. Dan sekali lagi ituloh XC yang sering jadi sorotan-sisi negatif- semua orang.
Apa yang salah dengan anak-anak yang hyperactive? Apa yang salah dengan anak-anak yang senang mengungkapkan ekspresinya rame-rame? Apa yang salah dengan kami? Apa yang salah dengan sepuluh c?
Baiklah. (Mungkin) tidak ada yang salah dengan menjadi sorotan kelas terheboh yang setiap harinya karena bertingkah aneh. (mungkin) tidak ada yang salah dengan menguncikan teman yang lagi tidur pada saat 1 jam pelajaran kosong terakhir, dan mengendap-ngendap keluar diem-diem pada saat bel pulang bunyi, lalu mengintip sang korban dari jendela yang masih tidur lelap, dan pada saat sang korban terbangun langsung dinyanyikan selamat ulang tahun padahal ia tidak ulang tahun hari itu. (mungkin) tidak ada yang salah dengan kelas ini yang begitu semangat mengikuti outbond-outbond bahkan terkesan terlalu sedangkan kelas lain yang terlihat begitu lesu dan mungkin tidak tertarik.
Lalu? dimana letak kesalahannya? dimana letak permasalahanya? dimana?
Atau mungkin kami yang salah disaat kelas lain malah berlomba-lomba mengirimkan anggota untuk mengikuti suatu kompetisi pelajaran, sedangkan kelas kami malah justru sangat menghindari namanya tercatat dalam anggota yang akan dikirimkan untuk seleksi pada lomba tersebut.
atau mungkin, ketika semua kelas sangat antusias mengikuti perlombaan mading, sedangkan kelas kami malah acuh tak acuh dengan perlombaan yang diadakan sekolah itu.
atau mungkin kami yang salah ketika kelas lain justru terkenal dengan predikat keberprestasiannya, sedangkan kelas kami hanya terkenal karena predikat keonarannya.
Walau begitu...
Siapa yang harus disalahkan? Siapa yang patut menjadi tersangka? Haruskah kami menyalahkan nama kelas yang seharusnya tidak diberi gelar C? haruskah kami menyalahkan lokasi kelas yang seharusnya tidak membelakangi ruang seni? haruskah kami menyalahkan wali kelas tercinta yang sangat tidak patut disalahkan? Dan ataukah kami harus menyalahkan diri kami sendiri?
Tentunya.
Dalam perkara ini yang paling pantas disalahkan adalah diri masing-masing.
Dan sekali lagi dalam perkara-perkara yang terjadi, kami hanya mampu mengatakan.
"INILAH KAMI APA ADANYA YANG TIDAK AKAN PERNAH BISA MENJADI MEREKA."
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar