Halo.
masih ingatkah denganku?
gadis kecil yang sedang melabuhkan mimpinya ditengah lautan, yang diterjang ombak dengan sadisnya.
Bagaimana kabarmu?
Baik-baik sajakah? ataukah ada duri tajam yang menusuk-nusuk relung hatimu?
Rangkaian kata ini tak sengaja ku tulis berdasarkan kerinduanku padamu. entah mengapa, akhir-akhir ini wajahmu selalu berputar-putar dalam ingatanku. baiklah, kurasa perasaan tolol itu tengah menyandra segenap organ tubuhku. hey, bagaimana denganmu? apakah kau merasakan hal yang sama denganku?
Aku tahu. kini dunia telah berbeda. sesosok malaikat cantik itu telah mengambil alih tugasku. apakah dia sama sepertiku? ataukah dia justru lebih baik dibandingkanku?
cukup. aku tidak akan membahas kembali kisah-kisah lama yang kuno itu. tapi, kalau aku boleh sedikit jujur, aku tidak pernah suka dengan malaikat penjagamu yang baru itu. dia arogan. dia sadis. dia kejam. mengapa kau senang diperlakukannya bak hewan peliharaan yang menjijikan itu. tidakkah kau ketahui? burung-burung pun sebenarnya ingin terbang bebas, menari di angkasa luas. aku tahu itu sebenarnya bukan urusanku lagi. namun, perlu kau ketahui, setiap sakit yang kau rasa akan mengundang sesak pada dadaku.
Apa kau bahagia dengan duniamu yang baru ini? kurasa memang bahagia. malaikat cantikmu itu telah berhasil menyihirmu dan memantra-mantraimu. aku yakin, kau pun pasti tak menyadari bahwa setiap senyuman bengisnya itu mampu meluluhlantakkan hatimu yang beku.
Baiklah aku turut bahagia.
Sebenarnya ada satu luka yang belum bisa sembuh disini. kau berhasil mencabik-cabik perasaanku dan tak berniat sedikitpun mengobatinya. apakah kau tahu? kekecewaan terbesar tercipta dari orang yang paling dipercayai, berasal dari orang yang tersayangi, serta bersumber dari orang yang begitu dikasihi.
setelah aku pikir, mungkin ini tak sepenuhnya salah atas dirimu. ini adalah kesalahan bersama. salah kita.
kau tahu apa salahmu?
baiklah aku tidak akan menceritakannya kepadamu.
dan kesalahanku. aku paham dan aku mengerti. cukup itu saja.
kenyataan pahit itu kembali menamparku. desakan air kembali menerjang kekokohan tubuhku. baiklah aku mulai rapuh. tidak tidak. aku tidak berair mata.
hey! aku dengar sebentar lagi kau akan lulus-lulusan! hah.
senangnya... meskipun aku tak akan memberikanmu ucapan secara langsung,
melalui bait-bait inilah akan ku sampaikan ucapan selamat untukmu.
semoga kau diterima di universitas yang kau inginkan! amin. tanpa kau tahu, doaku selalu menyertai setiap langkah yang kau ambil.
ini adalah catatan kecil dari seseorang yang terlupakan. seseorang yang pernah kau sebut dengan panggilan berbeda. seseorang yang pernah mengiringi gelak tawamu. dan seseorang yang tengah meratapi nasibnya sendiri. huh. tidak adakah kata yang lebih malang dari meratapi-nasibnya-sendiri?
mungkin ini bukan yang terakhir, namun aku harap ini akan menjadi yang terakhir.
semoga kau selalu berbahagia dengan tiap pilihan yang kau ambil.
Salam kepahitan yang menyiksa,
sosok rindu yang menusuk.
Minggu, 21 April 2013
Kamis, 18 April 2013
entahlah.
apa yang lebih menyakitkan berpura-pura bahagia demi orang yang kau cintai?
Demi tuhan. Kau sungguh membuatku lelah. Tatapan elangmu seolah ingin menerkamku. ampuni aku. aku hanya ingin tahu bagaimana keadaanmu. tidak lebih dari itu. Setiap harinya tugasku bahkan menyerupai penguntit. hanya untuk mengetahui bagaimana keadaan moodmu. bahkan kau pasti tidak pernah tahu, siapa yang seringkali berkoar-koar menyerukan namamu, sampai-sampai telinga orang-orang panas dibuatnya.
kau terlalu bodoh. bahkan, kau tidak tahu suara siapa yang sedang berbicara denganmu tatkala itu? bahkan kau pasti tak menyadari bagimana reaksi seseorang tersebut seusai bercakap-cakap denganmu di telepon waktu itu? Kau konyol! Aku hampir saja mati terkakak dibuatnya. suaramu yang pada saat itu hampir saja ingin mengutukku tatkala aku menjawab telepon, namun sejenak kemudian melembut setelah yang kau dengar adalah suara wanita, bukan orang yang kau maksud yang ingin kau caci maki.
aku tidak mengerti. mengapa tiba-tiba lidahku keluh dan kaku. bahkan untuk berkata "ya" atau "sama-sama" pun tak mampu. padahal setiap harinya aku mampu memproduksi lebih dari jutaan kata permenit. semua temanku menganggapku aktif dalam berbicara. namun, mengapa aku berubah menjadi anak yang pendiam pada saat kau menegurku maksudku meminjam sesuatu dariku?
seperti biasa kau terlalu misterius. bahkan aku sampai linglung melihatmu. baru kali itu aku melihat wajahmu ditekuk. kau sudah seperti baju yang tak pernah disetrika saja. kau terus berjalan kedepan dengan muka milikmu yang lucu itu. sekali lagi aku terkejut. bagaimana bisa seorang yang kaku sepertimu bisa berekspresi? hah! andai saja aku membawa kamera, akan aku abadikan wajahmu yang sedang menggerutu itu. Karena aku tahu perlahan kau mulai menyadari kehadiranku. dengan cepat kau rubah mimik wajahmu. kau memasang tampang angkuhmu lagi. dan secepat kilat mengemudikan sepeda motormu. aku hanya tersenyum menyaksikan tingkah misteriusmu itu.
kau (mungkin) telah hapal dengan wajahku. seorang gadis idiot yang selalu saja hadir dihadapanmu. demi dewa zeus, aku sangat malu kepadamu. bagaimana bisa aku bertingkah seperti orang yang kekurangan satu tetes - maksudku idiot - dihadapanmu tatkala itu. demi herculles. kau pasti ilfeel melihatku saat itu. dengan bodohnya aku bergoyang kesana-kemari menggoda temanku, lalu tiba-tiba mengintip ke kelas. Astaga! rupanya kau menatapku dengan pandangan anehmu itu. demi poseidon. bisakah waktu berhenti saat itu? aku ingin berlari sekencang-kencangnya agar kau tak bisa melihatku. aku malu.
terkadang aku berfikir, bagaimana seandainya aku ubah cita-citaku menjadi detektif saja. kau tahu detektif? seseorang yang menggunakan jas hitam dan kaca mata hitam. dengan kata lain penguntit. ya. tugasnya sama, sama-sama memata-matai seseorang. namun aku lebih senang jika kau menyebutku detektif. konotasinya lebih menyenangkan untuk didengar. halo tuan. satu alasanku, aku ingin selalu mengetahui keberadaan dan keadaanmu. tak pernahkah kau menyadarinya?
kalau saja aku boleh munafik, aku ingin mengatakan bahwa aku tidak pernah menyukai semua tentangmu. kau terlalu semu. bahkan kau terlalu tak pantas. bisakah aku berhenti munafik? sejujurnya, aku menyukai hal apapun yang menyangkut dirimu. kau tidak semu. tidak. bahkan hadirmu terlalu nyata, sehingga tak pernah bisa melihat adanya aku yang hanya samar dan nyaris tak terlihat. kau bahkan terlalu pantas. baiklah kau memang terlalu pantas bersanding dengan mereka. kau tahu itu. mereka yang bahkan nyaris tak memiliki satu kekurangan apapun.
bisakah kau berhenti memakai topeng itu. berhentilah. aku mohon. lepaskan semua tipuan yang sering menutupi setiap gerak-gerikmu. kau sudah luar biasa dimataku. takperlu membuatmu semakin yang bahkan aku tidak tahu harus memberi nama apa. jangan buat aku ragu. jangan biarkan kebingungan menyelimuti setiap malamku. berekspresilah sesukamu. aku akan tetap memandangmu dengan goresan senyum pada bibirku.
entahlah. darimana kekuatan yang mendorongku hingga aku berani menyerukan namamu dalam benakku. bahkan aku tak peduli, dan acuh mendengar kau sudah memiliki tambatan hatimu. tidak. tidak apa. aku baik-baik saja. hanya saja timbul rasa nyeri pada bagian sini. sesak yang teramat dalam pada dadaku ini. tidak separah itu. hanya saja air mataku nyaris menenggelamkan jagad raya ini. demi tuhan, ini sudah berlebihan.
untuk pertama kalinya aku ingin berterima kasih kepadamu. berkatmu, aku lebih bersemangat untuk berangkat ke sebuah gedung yang membosankan namun tersimpan jutaan ilmu untukku. berkatmu, aku jadi lebih senang berhayal. menghayalkan imajinasiku yang sangat melambung.
terimakasih sekali lagi,
walau aku yakin seratus persen, bahkan kau tidak pernah sadar pernah membantu dan memberikan pencerahan terhadapku.
tetaplah bertingkah seperti dirimu.
Demi tuhan. Kau sungguh membuatku lelah. Tatapan elangmu seolah ingin menerkamku. ampuni aku. aku hanya ingin tahu bagaimana keadaanmu. tidak lebih dari itu. Setiap harinya tugasku bahkan menyerupai penguntit. hanya untuk mengetahui bagaimana keadaan moodmu. bahkan kau pasti tidak pernah tahu, siapa yang seringkali berkoar-koar menyerukan namamu, sampai-sampai telinga orang-orang panas dibuatnya.
kau terlalu bodoh. bahkan, kau tidak tahu suara siapa yang sedang berbicara denganmu tatkala itu? bahkan kau pasti tak menyadari bagimana reaksi seseorang tersebut seusai bercakap-cakap denganmu di telepon waktu itu? Kau konyol! Aku hampir saja mati terkakak dibuatnya. suaramu yang pada saat itu hampir saja ingin mengutukku tatkala aku menjawab telepon, namun sejenak kemudian melembut setelah yang kau dengar adalah suara wanita, bukan orang yang kau maksud yang ingin kau caci maki.
aku tidak mengerti. mengapa tiba-tiba lidahku keluh dan kaku. bahkan untuk berkata "ya" atau "sama-sama" pun tak mampu. padahal setiap harinya aku mampu memproduksi lebih dari jutaan kata permenit. semua temanku menganggapku aktif dalam berbicara. namun, mengapa aku berubah menjadi anak yang pendiam pada saat kau menegurku maksudku meminjam sesuatu dariku?
seperti biasa kau terlalu misterius. bahkan aku sampai linglung melihatmu. baru kali itu aku melihat wajahmu ditekuk. kau sudah seperti baju yang tak pernah disetrika saja. kau terus berjalan kedepan dengan muka milikmu yang lucu itu. sekali lagi aku terkejut. bagaimana bisa seorang yang kaku sepertimu bisa berekspresi? hah! andai saja aku membawa kamera, akan aku abadikan wajahmu yang sedang menggerutu itu. Karena aku tahu perlahan kau mulai menyadari kehadiranku. dengan cepat kau rubah mimik wajahmu. kau memasang tampang angkuhmu lagi. dan secepat kilat mengemudikan sepeda motormu. aku hanya tersenyum menyaksikan tingkah misteriusmu itu.
kau (mungkin) telah hapal dengan wajahku. seorang gadis idiot yang selalu saja hadir dihadapanmu. demi dewa zeus, aku sangat malu kepadamu. bagaimana bisa aku bertingkah seperti orang yang kekurangan satu tetes - maksudku idiot - dihadapanmu tatkala itu. demi herculles. kau pasti ilfeel melihatku saat itu. dengan bodohnya aku bergoyang kesana-kemari menggoda temanku, lalu tiba-tiba mengintip ke kelas. Astaga! rupanya kau menatapku dengan pandangan anehmu itu. demi poseidon. bisakah waktu berhenti saat itu? aku ingin berlari sekencang-kencangnya agar kau tak bisa melihatku. aku malu.
terkadang aku berfikir, bagaimana seandainya aku ubah cita-citaku menjadi detektif saja. kau tahu detektif? seseorang yang menggunakan jas hitam dan kaca mata hitam. dengan kata lain penguntit. ya. tugasnya sama, sama-sama memata-matai seseorang. namun aku lebih senang jika kau menyebutku detektif. konotasinya lebih menyenangkan untuk didengar. halo tuan. satu alasanku, aku ingin selalu mengetahui keberadaan dan keadaanmu. tak pernahkah kau menyadarinya?
kalau saja aku boleh munafik, aku ingin mengatakan bahwa aku tidak pernah menyukai semua tentangmu. kau terlalu semu. bahkan kau terlalu tak pantas. bisakah aku berhenti munafik? sejujurnya, aku menyukai hal apapun yang menyangkut dirimu. kau tidak semu. tidak. bahkan hadirmu terlalu nyata, sehingga tak pernah bisa melihat adanya aku yang hanya samar dan nyaris tak terlihat. kau bahkan terlalu pantas. baiklah kau memang terlalu pantas bersanding dengan mereka. kau tahu itu. mereka yang bahkan nyaris tak memiliki satu kekurangan apapun.
bisakah kau berhenti memakai topeng itu. berhentilah. aku mohon. lepaskan semua tipuan yang sering menutupi setiap gerak-gerikmu. kau sudah luar biasa dimataku. takperlu membuatmu semakin yang bahkan aku tidak tahu harus memberi nama apa. jangan buat aku ragu. jangan biarkan kebingungan menyelimuti setiap malamku. berekspresilah sesukamu. aku akan tetap memandangmu dengan goresan senyum pada bibirku.
entahlah. darimana kekuatan yang mendorongku hingga aku berani menyerukan namamu dalam benakku. bahkan aku tak peduli, dan acuh mendengar kau sudah memiliki tambatan hatimu. tidak. tidak apa. aku baik-baik saja. hanya saja timbul rasa nyeri pada bagian sini. sesak yang teramat dalam pada dadaku ini. tidak separah itu. hanya saja air mataku nyaris menenggelamkan jagad raya ini. demi tuhan, ini sudah berlebihan.
untuk pertama kalinya aku ingin berterima kasih kepadamu. berkatmu, aku lebih bersemangat untuk berangkat ke sebuah gedung yang membosankan namun tersimpan jutaan ilmu untukku. berkatmu, aku jadi lebih senang berhayal. menghayalkan imajinasiku yang sangat melambung.
terimakasih sekali lagi,
walau aku yakin seratus persen, bahkan kau tidak pernah sadar pernah membantu dan memberikan pencerahan terhadapku.
tetaplah bertingkah seperti dirimu.
Selasa, 16 April 2013
read and listen it!
hidup itu bukan hanya jalan ditempat, tetapi selalu berputar. kadang kita bisa berada di tempat paling atas, dan juga ga mustahil kita bisa dengan cepat langsung berada di paling bawah. ga selamanya orang yang jahat itu bakal tetep jahat begitupula sebaliknya gak selamanya orang baik bakal terus-terusan baik. jadi kalo seandainya ada seseorang yang merasa terabaikan/terlupakan terus dia pergi, itu bukan salah dia sepenuhnya. sebaiknya saling intropeksi diri satu sama lain.
ada orang yang lebih milih diem daripada ngeluarin unek-uneknya, cuman pengen keadaan bakal tetep baik-baik aja, meskipun sebenernya ga sebaik yang orang lain lihat. ada yang lebih milih terluka sendirian, daripada nangis rame-rame, asalkan dia masih bisa ngeliat orang-orang yang paling penting di hidupnya masih bisa seneng-seneng, walaupun sejujurnya menyakitkan ngeliat mereka bahagia diatas penderitaannya.
namanya juga hidup. sekali lagi. gapernah bisa lepas dari hukum rimba. kalo ada yang ganteng/cantik, pasti diciptakan yang jelek. kalo ada yang putih, yang hitam pasti ada. begitupun kalo ada orang yang egois, yang pengalahpun tersedia. dan sekali lagi ia juga percaya, jika ada suatu masalah otomatis solusi nya sudah tercipta. hanya saja perlu digali dan dicari letak keberadaan pemecah permasalahan itu. dan jika penderitaan ada maka otomatis juga kebahagiaan sudah terlahir dong?
sebenarnya tidak ada yang salah dari seseorang yang berusaha meninggalkan sesuatu yang menyakitkan, hanya saja yang salah (mungkin) caranya yang dengan seenaknya berlari dari suatu permasalahan. tapi, apakah dia harus berpura-pura nyaman dibalik ketidaknyamanannya yang tidak pernah di perdulikan sedikitpun? masihkah dia pantas bertahan diatas duri-duri yang semakin hari membuatnya rapuh berdiri? berhenti! mungkin berhenti tak akan melepaskan dia dari jeratan duri tajam itu, namun setidaknya dia dapat beristirahat sebentar dari kesakitan dan kepiluan yang selama ini dipikulnya.
Cukup sudah!
kini semua sudah berbeda. siapapun pasti akan memilih untuk meninggalkan daripada terus-terusan diabaikan. tidak ada seorang pun yang masih sanggup bertahan sedangkan kehadirannya bahkan terkesan tak terlihat.
baiklah teman. sudah cukup. lihat disini.
ada seseorang yang benar-benar terluka. bahkan kau pasti tak benar-benar tahu apa penyebabnya. yang kalian tahu hanyalah seorang pecundang, yang dengan teganya meninggalkan sahabat-sahabatnya demi teman barunya.
CUKUP!
itu tidak benar! tidakkah pernah kalian tahu penyebab dari segala perubahan yang terjadi? tidakkah kalian pernah berinisiatif untuk sekedar bertanya mengapa harus terjadi sebuah perubahan? tidak! kalian bahkan terkesan angkuh. kalian tidak mau tahu! kalian hanya memandang sisi sebelah saja.
Baiklah mungkin tidak ada yang perlu disalahkan dalam permainan kehidupan ini. ini hanya kekeliruan semata. ini hanyalah kesalahpahaman yang biasa. sisi pandang sebelah menyatakan ia lah yang paling patut dikasihani. karena sahabatnya tega meninggalkan bahkan terkesan melupakannya dan lebih memilih teman barunya itu. namun sudut pandang lain berpendapat bahwa ia adalah orang yang paling terlupakan. bahkan kehadirannya seakan semu. kalaupun ia tak pernah hadir di kehidupan orang itu-yang merasa ditinggalkan- itu tidak akan menjadi sebuah masalah. jadi menurutnya, dia tidak berperan penting dalam kehidupan mereka. dia hanyalah figuran. ya, seperti di film-film. yang hanya lewat sekilas, setelah itu tidak pernah muncul lagi dan berarti bukan masalah besar.
bisakah kita menjadi pribadi yang lebih rendah hati? tidak langsung men-judge dalam satu sisi. bisakah kita bertukar pikiran satu sama lain. hakim yang adil adalah hakim yang dapat memutuskan sesuatu keadilan dari pro dan kontra.
so, lets makes it clear!
ada orang yang lebih milih diem daripada ngeluarin unek-uneknya, cuman pengen keadaan bakal tetep baik-baik aja, meskipun sebenernya ga sebaik yang orang lain lihat. ada yang lebih milih terluka sendirian, daripada nangis rame-rame, asalkan dia masih bisa ngeliat orang-orang yang paling penting di hidupnya masih bisa seneng-seneng, walaupun sejujurnya menyakitkan ngeliat mereka bahagia diatas penderitaannya.
namanya juga hidup. sekali lagi. gapernah bisa lepas dari hukum rimba. kalo ada yang ganteng/cantik, pasti diciptakan yang jelek. kalo ada yang putih, yang hitam pasti ada. begitupun kalo ada orang yang egois, yang pengalahpun tersedia. dan sekali lagi ia juga percaya, jika ada suatu masalah otomatis solusi nya sudah tercipta. hanya saja perlu digali dan dicari letak keberadaan pemecah permasalahan itu. dan jika penderitaan ada maka otomatis juga kebahagiaan sudah terlahir dong?
sebenarnya tidak ada yang salah dari seseorang yang berusaha meninggalkan sesuatu yang menyakitkan, hanya saja yang salah (mungkin) caranya yang dengan seenaknya berlari dari suatu permasalahan. tapi, apakah dia harus berpura-pura nyaman dibalik ketidaknyamanannya yang tidak pernah di perdulikan sedikitpun? masihkah dia pantas bertahan diatas duri-duri yang semakin hari membuatnya rapuh berdiri? berhenti! mungkin berhenti tak akan melepaskan dia dari jeratan duri tajam itu, namun setidaknya dia dapat beristirahat sebentar dari kesakitan dan kepiluan yang selama ini dipikulnya.
Cukup sudah!
kini semua sudah berbeda. siapapun pasti akan memilih untuk meninggalkan daripada terus-terusan diabaikan. tidak ada seorang pun yang masih sanggup bertahan sedangkan kehadirannya bahkan terkesan tak terlihat.
baiklah teman. sudah cukup. lihat disini.
ada seseorang yang benar-benar terluka. bahkan kau pasti tak benar-benar tahu apa penyebabnya. yang kalian tahu hanyalah seorang pecundang, yang dengan teganya meninggalkan sahabat-sahabatnya demi teman barunya.
CUKUP!
itu tidak benar! tidakkah pernah kalian tahu penyebab dari segala perubahan yang terjadi? tidakkah kalian pernah berinisiatif untuk sekedar bertanya mengapa harus terjadi sebuah perubahan? tidak! kalian bahkan terkesan angkuh. kalian tidak mau tahu! kalian hanya memandang sisi sebelah saja.
Baiklah mungkin tidak ada yang perlu disalahkan dalam permainan kehidupan ini. ini hanya kekeliruan semata. ini hanyalah kesalahpahaman yang biasa. sisi pandang sebelah menyatakan ia lah yang paling patut dikasihani. karena sahabatnya tega meninggalkan bahkan terkesan melupakannya dan lebih memilih teman barunya itu. namun sudut pandang lain berpendapat bahwa ia adalah orang yang paling terlupakan. bahkan kehadirannya seakan semu. kalaupun ia tak pernah hadir di kehidupan orang itu-yang merasa ditinggalkan- itu tidak akan menjadi sebuah masalah. jadi menurutnya, dia tidak berperan penting dalam kehidupan mereka. dia hanyalah figuran. ya, seperti di film-film. yang hanya lewat sekilas, setelah itu tidak pernah muncul lagi dan berarti bukan masalah besar.
bisakah kita menjadi pribadi yang lebih rendah hati? tidak langsung men-judge dalam satu sisi. bisakah kita bertukar pikiran satu sama lain. hakim yang adil adalah hakim yang dapat memutuskan sesuatu keadilan dari pro dan kontra.
so, lets makes it clear!
Minggu, 14 April 2013
teman omegle?
Omegle?
Itu tempat situs pencarian teman. kebanyakan sih orang luar negeri yang maen. Jadi bagian kalian yang penasaran ngomong sama luar negeri atau pengen ngelatih bahasa inggris kalian silahkan dicoba.
tapi... itu dulu. sekarang omegle ga kaya dulu lagi. sekarang gatau kenapa situs omegle jadi isinya orang indonesia semua. gatau dari setting sananya mungkin, yang menyetting omegle masih-masing tiap negara. dan itu jadi membosankan. kita gabisa lagi ngelatih bahasa inggris kita, kita gabisa lagi bodohin bule-bule dengan ngomong bahasa daerah, dan juga semakin mustahil buat ketemu sama orang.... brazil itu.
Ok!!!
Dulu aku sering banget begadang, bahkan nyaris tiap malem. Nah pas lagi begadang aku iseng-iseng buka omegle. terus chat sama bule-bule. kebanyakan sih otaknya pada error semua jadinya langsung aku disconnect. pernah waktu itu tanggal 25 februari aku chat sama stranger. asalnya kalo gasalah dari india. dan dengan sangat kebetulan waktu itu kan lagi hari valentine dan ternyata dia juga lagi ulang tahun hari itu. terus aku langsung ngucapin happybirthday. Anaknya baik banget. baru chat sekitar 30 menitan tapi dianya ga ada gitu yang ngomongin macem-macem. pas lagi nyaman chat-an sama dia, eh gatau kenapa laptop malah ngajak berantem. tiba-tiba mati sendiri........dan otomatis ke-disconnect sama omegle, dan paling sialnya itu berati aku gabisa lagi ngobrol-ngobrol sama orang itu. hfttt
Akhirnya aku idupin lagi laptopnya (masih dengan hati yang kesel banget).
Sejam, dua jam ga dapet lagi orang baik kaya si tuan birthday itu. aku juga ga ketemu lagi sama si tuan birthday itu. dan akhirnya setelah sekian kali men-disconnect kan, aku dapet lagi temen. Orangnya juga baik. Umurnya 16 mau ke 17. Dia orang brazil.
Namanya Augusto Mendes. dia duduk di kelas 3 (kalo gaksalah) yang artinya kelas 3 sma. kita chat beberapa lama. dan akhirnya kita saling tuker informasi pribadi. seperti alamat email. karena aku orangnya ga gampang percaya sama orang, jadinya aku kasih dia informasi palsu *maafkan*.
aku kirim dia email nama samaran aku. fotonya sih bukan foto aku tapi ambil dari google, atau tumblr. anaknya baiiiiikkkk banget. Mukanya sih lumayan. Waktu itu abis tukeran email sama nama skype kita langsung ngedisconnectin omegle. jadi fokusnya ke skype.
waktu itu di indonesia udah jam 1an kalo gasalah ditempat dia masih jam 6 sore. dan kalo gasalah juga perbedaan waktu Brazil-Indonesia itu Indonesia lebih cepet 7 atau 6 jam dari brazil.
jadi tengah malem itu kita sempet call-callan. video call sebentar abis itu lanjut ke call aja. dari suaranya keliatan banget kalo dia manja banget. dia itu anak ke 3 dari 3 bersaudara. Kakak-kakanya cewe semua. dan mungkin itu juga yang ngebuat dia jadi anak manja. -_-. waktu lagi skypean, sering banget banyak gangguan baik dari dia maupun dari aku.
Kalo dari dia waktu itu, telepon rumahnya bunyi. terus dia ngangkat telepon benter dan aku nunggu. terus juga pernah kakak perempuannya manggil dia terus ngomong-ngomong gitu. gatau deh ngomongin apa. gajelas juga.
Kalo gangguan yang dari aku itu, pernah pas skypean sama dia, tiba-tiba papa matiin wifi. wajar ajasih papa kan gatau, dia kira ga ada lagi yang make mungkin. Soalnya udah malem banget sekitar jam 11 atau 12an. Aku pun keluar dari kamar dan ngomong "Pa kenapa wifinya dimatiin?". papa cuma ngomong, udah tidur sana udah malem. dan aku sempet bohong dengan bilang lagi nyari tugas eeeeh padahal lagi skypean sama Augustooo.
Augusto itu suka banget sama bola, tapi dia bilang dia gabisa main bola. gataudeh ini beneran gabisa atau sekedar merendah. soalnya waktu itu pernah pas lagi skypean dia bilang baru pulang sekolah dan sebentar lagi mau main bola. Dia juga yang ngebuat aku tau sama Pele. pemain sepakbola dari brazil. hahahah. padahal pele kan terkenal? kok bisa-bisa nya saya gatau menauuu. dan malu banget waktu itu si augusto ngomong dengan maksud ngeledek atau gimana "Pele itukan pemain bola terkenal dari brazil, masa gatau? (oke ini translatean nya kira-kira)"
Augusto itu lucu banget. Pernah deh waktu itu dia penasaran sama bahasa indonesia, terus nanya artinya. terus dia sebutin. asliiiii khas bule banget suaranya. susah banget nyebutin itu. HAHAHA.
Pernah juga dia nanya, siapa penyanyi indonesia yang paling aku suka. Tanpa pikir panjang aku langsung jawab 'CAKKA'!!! terus dia minta kirimin lagu cakka. terus aku kirim aja versi indonesia tanpa translate ke english. kan itu lagi call lewat skype, jadi dia mau denger lagunya. jadilah aku stel lagunya.
Nah aku juga penasaran sama lagu-lagu dari brazil. jadinya aku nanya balik kalo dia paling seneng lagu apa. terus dia stel lagu nya, dan ngirimin liriknya versi indonesia. dan kalo gaksalah itu bungaku atau apa.
Tapi....
sekarang aku udah lost contact sama dia. waktu itu aku ga online 3 hari karena banyak pr dan ulangan. pas aku online dianya ga online-online lagi. aku tungguin masih gapernah papasan lagi. akun skype nya off terus. huh padahal kangen deh skypean sama dia tengah malem, dan sekarang bener-bener kangen juga sama dianya. kangen tingkah konyol nya pas nanya "itu suara apa?" waktu ada tetangga yang ngidupin musik dangdut besar banget. sekarang juga udah mustahil banget buat ketemu sama dia di dunia maya. soalnya omegle udah jadi versi baru yang artinya ga ada lagi bule-bule. Hffft.
Udah gitu doang deh yang jelas, sekarang saya rindu sama tuan brazil itu. halo tuan brazil, seandainya kita masih kontakan, apa mungkin anda sekarang lagi ujian nasional seperti halnya anak-anak kelas 3sma di tanah airku? dimanapun anda, saya harap anda baik-baik saja ya. hehe. teman lama mu sangat merindukanmu.
Itu tempat situs pencarian teman. kebanyakan sih orang luar negeri yang maen. Jadi bagian kalian yang penasaran ngomong sama luar negeri atau pengen ngelatih bahasa inggris kalian silahkan dicoba.
tapi... itu dulu. sekarang omegle ga kaya dulu lagi. sekarang gatau kenapa situs omegle jadi isinya orang indonesia semua. gatau dari setting sananya mungkin, yang menyetting omegle masih-masing tiap negara. dan itu jadi membosankan. kita gabisa lagi ngelatih bahasa inggris kita, kita gabisa lagi bodohin bule-bule dengan ngomong bahasa daerah, dan juga semakin mustahil buat ketemu sama orang.... brazil itu.
Ok!!!
Dulu aku sering banget begadang, bahkan nyaris tiap malem. Nah pas lagi begadang aku iseng-iseng buka omegle. terus chat sama bule-bule. kebanyakan sih otaknya pada error semua jadinya langsung aku disconnect. pernah waktu itu tanggal 25 februari aku chat sama stranger. asalnya kalo gasalah dari india. dan dengan sangat kebetulan waktu itu kan lagi hari valentine dan ternyata dia juga lagi ulang tahun hari itu. terus aku langsung ngucapin happybirthday. Anaknya baik banget. baru chat sekitar 30 menitan tapi dianya ga ada gitu yang ngomongin macem-macem. pas lagi nyaman chat-an sama dia, eh gatau kenapa laptop malah ngajak berantem. tiba-tiba mati sendiri........dan otomatis ke-disconnect sama omegle, dan paling sialnya itu berati aku gabisa lagi ngobrol-ngobrol sama orang itu. hfttt
Akhirnya aku idupin lagi laptopnya (masih dengan hati yang kesel banget).
Sejam, dua jam ga dapet lagi orang baik kaya si tuan birthday itu. aku juga ga ketemu lagi sama si tuan birthday itu. dan akhirnya setelah sekian kali men-disconnect kan, aku dapet lagi temen. Orangnya juga baik. Umurnya 16 mau ke 17. Dia orang brazil.
Namanya Augusto Mendes. dia duduk di kelas 3 (kalo gaksalah) yang artinya kelas 3 sma. kita chat beberapa lama. dan akhirnya kita saling tuker informasi pribadi. seperti alamat email. karena aku orangnya ga gampang percaya sama orang, jadinya aku kasih dia informasi palsu *maafkan*.
aku kirim dia email nama samaran aku. fotonya sih bukan foto aku tapi ambil dari google, atau tumblr. anaknya baiiiiikkkk banget. Mukanya sih lumayan. Waktu itu abis tukeran email sama nama skype kita langsung ngedisconnectin omegle. jadi fokusnya ke skype.
waktu itu di indonesia udah jam 1an kalo gasalah ditempat dia masih jam 6 sore. dan kalo gasalah juga perbedaan waktu Brazil-Indonesia itu Indonesia lebih cepet 7 atau 6 jam dari brazil.
jadi tengah malem itu kita sempet call-callan. video call sebentar abis itu lanjut ke call aja. dari suaranya keliatan banget kalo dia manja banget. dia itu anak ke 3 dari 3 bersaudara. Kakak-kakanya cewe semua. dan mungkin itu juga yang ngebuat dia jadi anak manja. -_-. waktu lagi skypean, sering banget banyak gangguan baik dari dia maupun dari aku.
Kalo dari dia waktu itu, telepon rumahnya bunyi. terus dia ngangkat telepon benter dan aku nunggu. terus juga pernah kakak perempuannya manggil dia terus ngomong-ngomong gitu. gatau deh ngomongin apa. gajelas juga.
Kalo gangguan yang dari aku itu, pernah pas skypean sama dia, tiba-tiba papa matiin wifi. wajar ajasih papa kan gatau, dia kira ga ada lagi yang make mungkin. Soalnya udah malem banget sekitar jam 11 atau 12an. Aku pun keluar dari kamar dan ngomong "Pa kenapa wifinya dimatiin?". papa cuma ngomong, udah tidur sana udah malem. dan aku sempet bohong dengan bilang lagi nyari tugas eeeeh padahal lagi skypean sama Augustooo.
Augusto itu suka banget sama bola, tapi dia bilang dia gabisa main bola. gataudeh ini beneran gabisa atau sekedar merendah. soalnya waktu itu pernah pas lagi skypean dia bilang baru pulang sekolah dan sebentar lagi mau main bola. Dia juga yang ngebuat aku tau sama Pele. pemain sepakbola dari brazil. hahahah. padahal pele kan terkenal? kok bisa-bisa nya saya gatau menauuu. dan malu banget waktu itu si augusto ngomong dengan maksud ngeledek atau gimana "Pele itukan pemain bola terkenal dari brazil, masa gatau? (oke ini translatean nya kira-kira)"
Augusto itu lucu banget. Pernah deh waktu itu dia penasaran sama bahasa indonesia, terus nanya artinya. terus dia sebutin. asliiiii khas bule banget suaranya. susah banget nyebutin itu. HAHAHA.
Pernah juga dia nanya, siapa penyanyi indonesia yang paling aku suka. Tanpa pikir panjang aku langsung jawab 'CAKKA'!!! terus dia minta kirimin lagu cakka. terus aku kirim aja versi indonesia tanpa translate ke english. kan itu lagi call lewat skype, jadi dia mau denger lagunya. jadilah aku stel lagunya.
Nah aku juga penasaran sama lagu-lagu dari brazil. jadinya aku nanya balik kalo dia paling seneng lagu apa. terus dia stel lagu nya, dan ngirimin liriknya versi indonesia. dan kalo gaksalah itu bungaku atau apa.
Tapi....
sekarang aku udah lost contact sama dia. waktu itu aku ga online 3 hari karena banyak pr dan ulangan. pas aku online dianya ga online-online lagi. aku tungguin masih gapernah papasan lagi. akun skype nya off terus. huh padahal kangen deh skypean sama dia tengah malem, dan sekarang bener-bener kangen juga sama dianya. kangen tingkah konyol nya pas nanya "itu suara apa?" waktu ada tetangga yang ngidupin musik dangdut besar banget. sekarang juga udah mustahil banget buat ketemu sama dia di dunia maya. soalnya omegle udah jadi versi baru yang artinya ga ada lagi bule-bule. Hffft.
Udah gitu doang deh yang jelas, sekarang saya rindu sama tuan brazil itu. halo tuan brazil, seandainya kita masih kontakan, apa mungkin anda sekarang lagi ujian nasional seperti halnya anak-anak kelas 3sma di tanah airku? dimanapun anda, saya harap anda baik-baik saja ya. hehe. teman lama mu sangat merindukanmu.
Tuan robot
Ah! memikirkanmu membuatku harus merasakan degub begitu kencang. Membuat rentetan kata menghilang. Membuat gula terasa asam. Membuat peluh meluncur dari pelipis Kau begitu indah.Tatapan tajammu membikin aku mati kutu. Senyumanmu menampar kepercayaan diriku. Kau merenggut segalanya
dan aku hanya bisa menatapmu sayu.
Selalu begitu.
Bahkan takpernah sekalipun kau menolehiku, aku masih setia memperhatikan gerak-gerikmu. Ah! bahasa tubuhmu terlalu ambigu. sulit kuartikan dan kutebak bagaimana suasana hatimu tiap harinya. Kau benar-benar misterius. bahkan 1+1 pun bermakna ganda bagiku.
Bisakah kau jelaskan bagaimana caramu tertawa?
Demi tuhan. aku terkejut. bahkan untuk hal sekecil ini pun bisa membuatku hampir jantungan. baiklah ini tidak berlebihan. namun melihatmu tertawa, tidakkah itu suatu hal yang luar biasa?
Kau. kau terlalu semu. Seperti fatamorgana di padang pasir. tak bisa kah kau benar-benar menjadi air di kolam yang tenang?
Kau. kau terlalu abu-abu. bahkan untuk menampilkan semburat cahaya yang indahpun kau tampak malu. tidakkah kau sadari ada seseorang yang benar-benar menanti untuk diberikan sinarmu itu?
Kau. kau terlalu kaku. aku tidak mengerti. mengapa orang sepertimu tahan berjalan dengan gaya robot dan tersenyum begitu konyol dengan muka anehmu itu.
Sungguh, tertawa renyahmu sangat kunantikan. bualan lucumu sangat kuharapkan. bahkan aku rela bersembunyi demi melihat itu semua.
Halo tuan robot.
Tidakkah kau sadari ada seseorang yang selalu meletakkan fokus matanya terhadap gerak gerikmu? tidak pernahkah kau mengerti ada seseorang yang selalu memandang sendu ke arah dirimu dan dia? tidak pernahkah kau mencoba berfikir siapakah seseorang itu?
Tidak. Aku tidak akan membocorkan rahasia ini. aku tidak akan mengatakannya padamu. maafkan aku. seseorang itu telah menyogokku dengan muka nya yang begitu memelas sehingga aku tak pernah bisa mengatakan hal itu padamu. seseorang itu telah mengancamku dengan kata-kata permohonannya yang membuatku iba.
dan aku hanya bisa menatapmu sayu.
Selalu begitu.
Bahkan takpernah sekalipun kau menolehiku, aku masih setia memperhatikan gerak-gerikmu. Ah! bahasa tubuhmu terlalu ambigu. sulit kuartikan dan kutebak bagaimana suasana hatimu tiap harinya. Kau benar-benar misterius. bahkan 1+1 pun bermakna ganda bagiku.
Bisakah kau jelaskan bagaimana caramu tertawa?
Demi tuhan. aku terkejut. bahkan untuk hal sekecil ini pun bisa membuatku hampir jantungan. baiklah ini tidak berlebihan. namun melihatmu tertawa, tidakkah itu suatu hal yang luar biasa?
Kau. kau terlalu semu. Seperti fatamorgana di padang pasir. tak bisa kah kau benar-benar menjadi air di kolam yang tenang?
Kau. kau terlalu abu-abu. bahkan untuk menampilkan semburat cahaya yang indahpun kau tampak malu. tidakkah kau sadari ada seseorang yang benar-benar menanti untuk diberikan sinarmu itu?
Kau. kau terlalu kaku. aku tidak mengerti. mengapa orang sepertimu tahan berjalan dengan gaya robot dan tersenyum begitu konyol dengan muka anehmu itu.
Sungguh, tertawa renyahmu sangat kunantikan. bualan lucumu sangat kuharapkan. bahkan aku rela bersembunyi demi melihat itu semua.
Halo tuan robot.
Tidakkah kau sadari ada seseorang yang selalu meletakkan fokus matanya terhadap gerak gerikmu? tidak pernahkah kau mengerti ada seseorang yang selalu memandang sendu ke arah dirimu dan dia? tidak pernahkah kau mencoba berfikir siapakah seseorang itu?
Tidak. Aku tidak akan membocorkan rahasia ini. aku tidak akan mengatakannya padamu. maafkan aku. seseorang itu telah menyogokku dengan muka nya yang begitu memelas sehingga aku tak pernah bisa mengatakan hal itu padamu. seseorang itu telah mengancamku dengan kata-kata permohonannya yang membuatku iba.
Sebut saja.
Sebut saja ia mentari.
Pancaran sinar yang begitu menyilaukan yang mampu membuat setiap saraf dan dinding sel melumpuh. Membuat setiap detik terasa begitu jauh. Membuat sebuah gelombang cahaya dahsyat yang mampu meroboh setiap sudut ketegaran pada nadiku.
Sebut saja ia api.
Panas teriknya membakar setiap deru nafasku. Pesonanya mampu mencairkan sisa-sisa tubuhku yang membeku. Setiap hentakan kaki nya mampu membuat suhu tubuhku menaik hingga beberapa derajat. Tidak. Aku tidak demam. Aku hanya tak kuat memandanginya terus-menerus.
Sebut saja ia monster.
Tatapannya mampu membuatku tak berkutik. Setiap susunan kata-katanya membuat semua kosa kata yang aku punya lenyap. Hilang. Kosong.
Sebut saja ia dewa.
Ia gagah, perkasa bahkan terkesan angkuh dengan semua kelebihan yang ia punya. Ia terlalu sempurna. Bahkan aku tidak sanggup menjelaskan satu persatu kelebihan yang terletak pada dirinya. Dia begitu luar biasa. Sungguh. Tidak ada satu katapun yang mampu mendeskripsikan dimana letak ketidak-menakjuban pada dirinya.
Sebut saja ia air.
Ada. Nyata. Benar-benar terlihat. Namun sampai kapanpun aku tak pernah bisa menggenggamnya dalam sepuluh genggam tanganku. Dia sangat kubutuhkan dan membuatku hidup. Namun selalu saja tak mampu kuraih dan kusimpan dalam jemari kecilku.
Sebut saja ia langit.
Tak pernah bosan dipandang. Tak pernah lelah di lihat. Namun selalu saja mustahil diraih. Tidakkah mungkin seseorang dapat menggapai langit biru?
Sebut saja ia manusia purba.
Dia kuno. Dia bodoh. Dia aneh. Tidakkah seharusnya mendengarkan lelucon yang konyol semestinya harus tertawa? Mengapa hanya tatapan seram yang selalu di tonjolkannya. Benar-benar gila.
Langganan:
Komentar (Atom)