Selasa, 16 April 2013

read and listen it!

hidup itu bukan hanya jalan ditempat, tetapi selalu berputar. kadang kita bisa berada di tempat paling atas, dan juga ga mustahil kita bisa dengan cepat langsung berada di paling bawah. ga selamanya orang yang jahat itu bakal tetep jahat begitupula sebaliknya gak selamanya orang baik bakal terus-terusan baik. jadi kalo seandainya ada seseorang yang merasa terabaikan/terlupakan terus dia pergi, itu bukan salah dia sepenuhnya. sebaiknya saling intropeksi diri satu sama lain.

ada orang yang lebih milih diem daripada ngeluarin unek-uneknya, cuman pengen keadaan bakal tetep baik-baik aja, meskipun sebenernya ga sebaik yang orang lain lihat. ada yang lebih milih terluka sendirian, daripada nangis rame-rame, asalkan dia masih bisa ngeliat orang-orang yang paling penting di hidupnya masih bisa seneng-seneng, walaupun sejujurnya menyakitkan ngeliat mereka bahagia diatas penderitaannya.

namanya juga hidup. sekali lagi. gapernah bisa lepas dari hukum rimba. kalo ada yang ganteng/cantik, pasti diciptakan yang jelek. kalo ada yang putih, yang hitam pasti ada. begitupun kalo ada orang yang egois, yang pengalahpun tersedia. dan sekali lagi ia juga percaya, jika ada suatu masalah otomatis solusi nya sudah tercipta. hanya saja perlu digali dan dicari letak keberadaan pemecah permasalahan itu. dan jika penderitaan ada maka otomatis juga kebahagiaan sudah terlahir dong?

sebenarnya tidak ada yang salah dari seseorang yang berusaha meninggalkan sesuatu yang menyakitkan, hanya saja yang salah (mungkin) caranya yang dengan seenaknya berlari dari suatu permasalahan. tapi, apakah dia harus berpura-pura nyaman dibalik ketidaknyamanannya yang tidak pernah di perdulikan sedikitpun? masihkah dia pantas bertahan diatas duri-duri yang semakin hari membuatnya rapuh berdiri? berhenti! mungkin berhenti tak akan melepaskan dia dari jeratan duri tajam itu, namun setidaknya dia dapat beristirahat sebentar dari kesakitan dan kepiluan yang selama ini dipikulnya.

Cukup sudah!
kini semua sudah berbeda. siapapun pasti akan memilih untuk meninggalkan daripada terus-terusan diabaikan. tidak ada seorang pun yang masih sanggup bertahan sedangkan kehadirannya bahkan terkesan tak terlihat.

baiklah teman. sudah cukup. lihat disini.
ada seseorang yang benar-benar terluka. bahkan kau pasti tak benar-benar tahu apa penyebabnya. yang kalian tahu hanyalah seorang pecundang, yang dengan teganya meninggalkan sahabat-sahabatnya demi teman barunya.
CUKUP!
itu tidak benar! tidakkah pernah kalian tahu penyebab dari segala perubahan yang terjadi? tidakkah kalian pernah berinisiatif untuk sekedar bertanya mengapa harus terjadi sebuah perubahan? tidak! kalian bahkan terkesan angkuh. kalian tidak mau tahu! kalian hanya memandang sisi sebelah saja.

Baiklah mungkin tidak ada yang perlu disalahkan dalam permainan kehidupan ini. ini hanya kekeliruan semata. ini hanyalah kesalahpahaman yang biasa. sisi pandang sebelah menyatakan ia lah yang paling patut dikasihani. karena sahabatnya tega meninggalkan bahkan terkesan melupakannya dan lebih memilih teman barunya itu. namun sudut pandang lain berpendapat bahwa ia adalah orang yang paling terlupakan. bahkan kehadirannya seakan semu. kalaupun ia tak pernah hadir di kehidupan orang itu-yang merasa ditinggalkan- itu tidak akan menjadi sebuah masalah. jadi menurutnya, dia tidak berperan penting dalam kehidupan mereka. dia hanyalah figuran. ya, seperti di film-film. yang hanya lewat sekilas, setelah itu tidak pernah muncul lagi dan berarti bukan masalah besar.

bisakah kita menjadi pribadi yang lebih rendah hati? tidak langsung men-judge dalam satu sisi. bisakah kita bertukar pikiran satu sama lain. hakim yang adil adalah hakim yang dapat memutuskan sesuatu keadilan dari pro dan kontra.

so, lets makes it clear!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
blogger template by arcane palette